Jakarta, CNN Indonesia —
Polisi menyita sejumlah barang bukti terkait rencana kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Gedung DPR. Salah satunya adalah dokumen perencanaan dan rundown aksi kerusuhan.
“Kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan kerusuhan. Mereka sudah mempersiapkan rekan-rekan sekalian di sini tergambar dengan jelas, bisa dilihat juga di layar, yang rundown,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Jumat (1/5).
Dalam dokumen perencanaan itu, kata Iman, juga tergambar soal bagaimana alur kedatangan mereka ke lokasi. Termasuk, alur mereka harus melarikan diri dan barang apa saja yang harus dipersiapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bisa tergambar dengan jelas mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya. Jadi per jam mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan kalau bahasa di sini,” sambungnya.
“Ini sudah mereka persiapkan. Jadi datang dari mana, kemudian kejadiannya seperti apa, dan kembalinya harus ke mana. Titik-titik kumpulnya mereka sudah tentukan,” ucap Iman.
Iman menyebut pihaknya alat komunikasi. Dari barang bukti itu, ditemukan percakapan soal rencana adu domba dengan elemen massa buruh.
Selain itu, dari alat komunikasi itu juga ditemukan soal rencana melakukan provokasi dan penyerangan terhadap aparat keamanan.
“Dan mereka juga akan menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa yang lebih beringas bisa bergabung atau massa memicu kemarahan massa yang lainnya. Dan tadi kami sudah sampaikan mereka sudah membuat rundown per waktu kapan mereka mau melakukan penyerangan ataupun membuat kerusuhan dan kerusakan,” tuturnya.
Tak hanya itu, polisi turut menyita barang bukti lain berupa botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov, bensin, paku beton, senjata tajam hingga uang tunai sejumlah Rp10.961.100.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang yang diduga akan membuat kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di depan Gedung DPR, Jumat (1/6).
“Saat ini 101 orang sedang memberikan informasi kepada kita,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin dalam konferensi pers, Jumat.
Disampaikan Iman, ratusan orang yang diamankan itu memiliki rentang usia antara 20-35 tahun dan sebagian besar dari mereka dari luar Jakarta. Iman turut membeberkan ratusan orang itu diamankan di sekitar wilayah Gedung DPR.
Iman menyebut ratusan orang tersebut akan langsung dipulangkan setelah rampung memberikan keterangan kepada penyidik.
“Setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing. Kami ulangi, setelah mereka selesai menyampaikan informasi kepada kami terkait dengan hal-hal penting yang kami butuhkan, insyaallah mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing,” ucap dia.
(dis/ins)
Add

as a preferred
source on Google




