FSRD IKJ Gelar Ciffest 2025, Dorong Kreativitas dan Ekosistem Fashion Nasional

FSRD IKJ Gelar Ciffest 2025, Dorong Kreativitas dan Ekosistem Fashion Nasional

FSRD IKJ Gelar Ciffest 2025, Dorong Kreativitas dan Ekosistem Fashion Nasional

loading…

FSRD IKJ kembali menggelar Cikini Fashion Festival (CiFFest) 2025. Foto/IKJ.

JAKARTA – Program Studi Desain Produk Mode dan Busana, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta (FSRD IKJ ), kembali menggelar Cikini Fashion Festival (CiFFest) 2025. Acara ini sebagai komitmen dalam pengembangan ekosistem fashion nasional.

Mengusung tema “Fashion Fantasy”, ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan pelajar untuk mengeksplorasi imajinasi serta menampilkan karya mode yang inovatif dan berkelanjutan. Tema tersebut dipilih untuk menstimulasi proses kreatif, sebagaimana dijelaskan oleh Susanto (2011:190), yakni “menggabungkan serpihan informasi menjadi suatu gambaran utuh dan lengkap.”

Karya-karya yang dihadirkan pada CiFFest 2025 tidak hanya menonjolkan kebaruan dalam bentuk, warna, dan material, tetapi juga merefleksikan nilai filosofis dan prinsip keberlanjutan. Secara strategis, CiFFest menjadi sarana untuk memberikan eksposur bagi mahasiswa, menciptakan iklim kompetisi yang sehat, serta mengedukasi publik tentang tren dan teknologi di industri mode.

Lebih jauh, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas guna mempercepat visi menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat mode dunia.

Dekan FSRD IKJ, Adline Fadlia, menjelaskan bahwa penyelenggaraan CiFFest 2025 memiliki makna penting karena menjadi langkah menuju satu dekade pelaksanaan CiFFest pada tahun 2026.

Scroll to Top