Pasangan Ini Hapus Data Jaringan Hotel, Alasannya Bikin Jleb

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp

Suara.com – Sepasang kekasih atau suam istri yang belum bisa dipastikan, diketahui melakukan serangan siber dengan menghapus data jaringan hotel.

Dilansir laman BBC, Rabu (21/9/2022), mereka melakukan serangan siber terhadap pemilik Holiday Inn, Intercontinental Hotels Group (IHG) dengan alasan “untuk bersenang-senang”.

Menggambarkan diri sebagai pasangan dari Vietnam, mereka mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya mencoba serangan ransomware.

Pasangan ini menghapus sejumlah besar data setelah permintaan mereka tidak diindahkan.

Baca Juga:
Serangan Siber Jarak Jauh Masih Jadi Favorit Hacker, 16.003 Akses Tereksploitasi

Mereka mengakses database perusahaan FTSE 100 berkat kata sandi yang mudah ditemukan dan lemah, Qwerty1234.

Seorang ahli mengatakan, kasus ini menyoroti sisi balas dendam dari peretas kriminal.

Ilustrasi hotel. (Unsplash.com/ Dan Gold)
Ilustrasi hotel. (Unsplash.com/ Dan Gold)

IHG yang berbasis di Inggris mengoperasikan 6.000 hotel di seluruh dunia, termasuk merek Holiday Inn, Crowne Plaza, dan Regent.

Pada Senin minggu lalu, pelanggan melaporkan masalah yang meluas dengan pemesanan dan check-in.

Selama 24 jam IHG menanggapi keluhan di media sosial dengan mengatakan bahwa perusahaan sedang menjalani pemeliharaan sistem.

Baca Juga:
Sektor Ini Paling Rentan Serangan Siber ProxyLogon di Indonesia

Kemudian pada Selasa sore ia memberi tahu investor bahwa itu telah diretas.