
loading…
Foto: Doc. Istimewa
CEO USG Education Adhirama G Tusin menyampaikan ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui ICAS, kami ingin mendorong lahirnya ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada nilai, tetapi pada pemetaan potensi dan penguatan kompetensi siswa. Keberhasilan sejumlah siswa meraih lebih dari satu medali menjadi bukti bahwa melalui pendekatan tepat, siswa Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Adhirama.
Manager UTC Deddy Mulyadi mengatakan sebagai satu-satunya perwakilan resmi ICAS Competition di Indonesia, UTC memastikan ICAS berlangsung sesuai standar internasional, mulai dari pendampingan registrasi sekolah, asesmen, hingga pemanfaatan laporan diagnostik yang membantu sekolah memperkuat kualitas pembelajaran berbasis data dan kompetensi.
“Untuk tahun ini ada peningkatan capaian medali emas, terutama pada bidang Mathematics dan Science. Ini menunjukkan kian kuatnya kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta. Kami ingin ICAS terus jadi ruang latihan penalaran, pemecahan masalah, serta berpikir logis, kritis, dan kreatif,” jelas Deddy.


