
loading…
SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (CRIBS) ditetapkan sebagai bagian dari Program Sekolah Garuda Transformasi. Foto/Istimewa.
Kepala SMA Cahaya Rancamaya, Sandra Susanto, mengatakan Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dengan kuota nasional sekitar 1.000 calon mahasiswa.
Program ini memperkaya kurikulum melalui penguatan IELTS, SAT, serta proyek kolaboratif, termasuk pendampingan portofolio dan penulisan esai hingga siswa memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan.
Baca juga: PPDB Sekolah Garuda 2026 Dibuka Februari, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya
“Tujuannya melahirkan siswa yang mampu bersaing secara global dan lolos ke universitas terbaik dunia,” ujar Sandra di Bogor, Rabu (11/2/2026).
Sandra menjelaskan, pembinaan dilakukan melalui dua skema, yakni jalur langsung bagi siswa yang telah memenuhi syarat dan jalur intensif bagi siswa yang masih membutuhkan penguatan akademik. Program ini bersifat pengayaan dan dilaksanakan di luar pembelajaran reguler tanpa mengubah kurikulum sekolah.
Sejauh ini, lulusan SMA Cahaya Rancamaya telah diterima di berbagai universitas bergengsi dunia, antara lain Cornell University, National University of Singapore (NUS), University of Sydney, Monash University, hingga KU Leuven. Di dalam negeri, alumninya juga banyak diterima di Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), IPB University, ITS, dan sejumlah kampus ternama lainnya.



