Jakarta, CNN Indonesia —
Pengamat sepak bola Supriyono Prima tidak mengharamkan Timnas Indonesia terapkan strategi “parkir bus’ untuk menghadapi raksasa Asia, Jepang, di Piala Asia 2027.
Timnas Indonesia tergabung di Grup F berdasarkan hasil drawing. Tim asuhan John Herdman berada dalam satu grup yang sama dengan Jepang, Thailand, dan Qatar.
Melihat lawan-lawan yang dihadapi Tim Garuda, Jepang jadi tim terkuat. Pasalnya, tim arahan Hajime Moriyasu punya catatan impresif dengan menaklukkan negara-negara kuat di Eropa maupun Amerika Latin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris dan Brasil merupakan korban keganasan Jepang pada pertandingan persahabatan. The Three Lions takluk 0-1 dan tim Samba dipermalukan 2-3 oleh Kaoru Mitoma dkk.
Tim kuat langganan Piala Dunia saja ambruk, apalagi Indonesia. Catatan Timnas Indonesia kala bersua Samurai Biru sangat menyedihkan. Saat masih ditukangi Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, tim Merah Putih kalah 0-4 dan 0-6.
Untuk itu, di Piala Asia 2027, Timnas Indonesia disarankan harus lebih realistis. Pengamat sepakbola Indonesia, Supriyono Prima, menekankan Timnas Indonesia tak perlu ragu untuk menerapkan gaya main “parkir bus” meski sesekali juga harus keluar menyerang.
“Kalau lawan Jepang kan kita tahu ya, kita di GBK saja kalah empat gol, di Jepangnya kita kalah enam gol. Artinya sekompak apa pun pertahanan kita, memang pemain-pemain Jepang itu punya kecerdasan, punya kualitas yang bisa dikatakan di atas rata-rata di Asia,” kata Supriyono saat dihubungi CNN Indonesia.com, Selasa (12/5).
“Walaupun nanti ada judul harus parkir bus, ya kenapa tidak gitu loh. Itu realistis saja. Tapi jangan juga garis pertahanan kita terlalu rendah, jangan terlalu di bawah. Kalau di bawah itu kan terlalu memudahkan lawan untuk bisa mengkreasikan serangan mereka, apalagi lawannya Jepang. Makanya fleksibilitas taktikal di zona berapa, di zona mana itu penting,” tambahnya.
Supriyono yang merupakan jebolan PSSI Primavera juga berharap penuh pada John Herdman. Ia percaya pelatih asal Inggris itu tetap akan menitikberatkan pada lini pertahanan saat menghadapi Jepang. Namun ia menjelaskan perlu ada prioritas untuk Timnas Indonesia melancarkan serangan balik.
“Akan ada perbedaan dengan gaya main dari John Herdman, walaupun persentase defense akan diperbesar nantinya. Tapi ada aspek, ada prioritas yang akan dijalankan nanti untuk melakukan serangan balik. Intinya serangan baliknya itu yang akan dikedepankan,” jelas Supriyono.
Ajang Piala Asia 2027 sendiri akan diselenggarakan di Arab Saudi sejak 7 Januari hingga 5 Februari mendatang. Timnas Indonesia langsung berhadapan dengan Jepang di laga perdana pada 11 Januari.
(afr/afr/jun)
Add

as a preferred
source on Google



