
loading…
Ujian Masuk (UM) PTKIN resmi membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026. Foto/UIN Jakarta.
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Abd. Aziz, dikutip dari laman Kemenag, Senin (20/4/2026), menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi tahun ini mengedepankan prinsip keadilan serta pemanfaatan teknologi modern. Melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE), proses ujian dirancang untuk menjaring calon mahasiswa secara objektif dan transparan.
Baca juga: Jadwal Resmi SPAN dan UM PTKIN 2026 Dirilis, Tandai Kalendermu
Menurutnya, UM PTKIN tidak hanya menjadi jalur seleksi akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk generasi muda yang unggul, baik dari sisi intelektual maupun karakter islami. Ia memastikan bahwa sistem seleksi disusun secara inklusif, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lulusan MA, MAK, SMA, SMK, Pendidikan Diniyah Formal (PDF), hingga pendidikan kesetaraan lainnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Humas Nasional PMB PTKIN, Widi Cahya Adi, mengingatkan para calon peserta agar berhati-hati dalam menerima informasi selama proses pendaftaran berlangsung. Ia mengimbau peserta untuk selalu mengacu pada kanal resmi panitia guna menghindari kesalahan informasi.
Baca juga: Apa Itu Ma’had Aly dan Bedanya dengan Perguruan Tinggi Islam Lainnya?



