
loading…
Indonesia resmi memasuki babak baru dalam tata kelola sektor pertanian nasional. Foto/UNEJ.
Inisiatif strategis ini ditegaskan langsung oleh Kepala UPA TIK UNEJ, Prof. Bayu Taruna Widjaja Putra, S.TP., M.Eng., Ph.D., sebagai terobosan nasional yang mengubah wajah perlindungan risiko di sektor pangan.
Baca juga: Kisah Nadiya, Wisudawan UNEJ dan Calon Dokter Gigi yang Jadi Lulusan Terbaik
“Ini pertama kali di Indonesia,” tegas Prof. Bayu saat diwawancarai seusai kegiatan Kuliah Umum Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) bertema “Insight For The Future” di Gedung R. Soedjarwo Lantai 5, Kamis (12/02/2026).
Berbeda dengan skema konvensional, asuransi pertanian ini bersifat fleksibel mengikuti masa tanam. Jika petani menanam padi selama empat bulan, maka periode asuransi dapat disesuaikan dengan masa tanam tersebut atau sepanjang kontrak lahan berlangsung. Model ini dirancang adaptif terhadap karakter pertanian yang bersifat musiman dan dinamis.
Baca juga: Wisuda UNEJ Periode VIII 2025/2026, Rektor Tekankan Pentingnya Lifelong Learning dan Kolaborasi


