Di sini
rumput enggan lahir
geletek di kakiku. Tidak!
kerikil dan pasir
tekal memahat luka
Di sini
kanopi hijau ranap
ubun-ubun disalai garing
buluh dan tebu kecut
direjam amuk mentari
Di sini
bayu Khatulistiwa telah mati
tiada lembut menyapa pipi
hanya rempuhan dingin
menggelongsor dari puncak salju
Oh Tuhan!
ini bukan rimba kami
ini bukan rumah kami
pulangkan kembali tanah air
atau terbangkan kami ke sisi-Mu
(kurindu hangat rahim ibu)
Airul Affendi Ali
Puchong




