Sajak Dara, Amoi dan Kelat kepada Tuhan

Sajak Dara, Amoi dan Kelat kepada Tuhan

Di sini
rumput enggan lahir
geletek di kakiku. Tidak!
kerikil dan pasir
tekal memahat luka

Di sini
kanopi hijau ranap
ubun-ubun disalai garing
buluh dan tebu kecut
direjam amuk mentari

Di sini
bayu Khatulistiwa telah mati
tiada lembut menyapa pipi
hanya rempuhan dingin
menggelongsor dari puncak salju

Oh Tuhan!
ini bukan rimba kami
ini bukan rumah kami
pulangkan kembali tanah air
atau terbangkan kami ke sisi-Mu
(kurindu hangat rahim ibu)

Airul Affendi Ali
Puchong

Scroll to Top