Wabak Sydney dikaitkan dengan kes baru di Melbourne

Sydney: Wabak coronavirus pra-Krismas di Sydney dipercayai telah merebak ke kota Melbourne, memecahkan jangkitan komuniti selama dua bulan. Melbourne, kota kedua terbesar di Australia, mengalami penahanan yang dikawal ketat dari bulan Julai hingga Oktober yang berjaya membasmi gelombang kedua.

Tetapi pada hari Khamis, para pegawai melaporkan enam kes baru dengan “potensi hubungan” kepada seorang pengembara dari New South Wales, di mana Sydney adalah ibu negara. Pihak berkuasa telah berjanji untuk bertindak dengan cepat.

Perintah pemakaian topeng wajib dan had berkumpul telah diberlakukan di Melbourne oleh para pegawai di negara bagian Victoria, yang menggambarkan wabak itu sebagai “situasi yang sangat serius”.

“Warganegara Victoria yang telah banyak berkorban tidak akan kembali ke situasi di mana kita menghadapi apa yang kita lakukan pada musim sejuk yang lalu,” kata menteri kesihatan negeri Martin Foley. “Sekarang kita mempunyai pautan ke wabah New South Wales di Victoria, kita harus cepat bertindak balas untuk mengatasi hal itu.”

Apa yang terbaru di Sydney?
Australia mempunyai 163 jangkitan tempatan yang aktif, dengan hampir semuanya berkaitan dengan wabak di Sydney, yang semakin buruk dalam beberapa hari terakhir.

Munculnya kembali virus di sana pada pertengahan Disember mendorong pemerintah negara bagian New South Wales (NSW) untuk mengenakan sekatan cepat ke ibukota, termasuk membatasi pertemuan dan mengunci sebahagian kota. Langkah-langkah ini nampaknya berhasil, dengan kota melaporkan hanya kes satu digit harian meningkat di tengah usaha mencari hubungan yang kuat.- BBC

Malay News
International Desk

 

Scroll to Top